Is the Qur'an God's Word Cover

 

 

Hak cipta © 2010 oleh Aaron M. Goerner
Hak cipta dilindungi undang-undang. Tidak ada bagian apapun dari cetakan ini yang boleh direproduksi, disimpan dalam sistem pencarian, atau ditransmisikan dalam bentuk apapun dengan cara apapun, elektronik, mekanik, fotokopi, rekaman, atau sebaliknya, tanpa izin sebelumnya dari penerbit, kecuali seperti yang disediakan oleh hukum hak cipta Amerika Serikat.

 

 

Hai,

 

Nama saya Aaron, dan saya adalah seorang Pendeta Kristen. Selama bertahun-tahun saya telah berbicara dengan ratusan umat Islam di seluruh dunia meliputi : Afganistan, Mesir, India, Indonesia, Iran, Kuwait, Libya, Oman, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Sudan, Suriah, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Yaman, dan Zimbabwe. Saya telah mengumpulkan sebuah korespondensi yang substansial dan memutuskan untuk menulis buku ini supaya anda tahu mengapa Yesus adalah Kristus, Anak Allah yang hidup. Berikut ini berisi contoh dari buku dengan email sungguhan dari umat Islam dan tanggapan saya berikan.

 

Jika anda, tetangga, kolega, atau teman-teman anda ingin belajar lebih banyak tentang agama Kristen dan Islam, ini adalah tempat yang baik untuk memulai. Jika, setelah membaca buku ini, Anda masih belum yakin akan kebenaran Kristen, saya telah memberikan alamat email saya pada akhir buku ini sehingga Anda dapat berbicara langsung dengan saya. Saya menetapkan harga yang murah untuk buku ini untuk memilah antara mereka yang serius dan bersedia untuk berpikir tentang keyakinan mereka dan mereka yang tidak. Semoga Allah membimbing Anda dan membuat Anda semakin lapar dan haus untuk mengenal Dia dan membuat Dia dikenal.

 

Amsal 4:7-9
“Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian. Junjunglah dia, maka engkau akan ditinggikannya; engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya. Ia akan mengenakan karangan bunga yang indah di kepalamu, mahkota yang indah akan dikaruniakannya kepadamu.”

 

Hormat saya,
Aaron

 

Daftar Isi Mengapa Al-qur’an Bukan Firman Allah

 

 

 

Kematian Yesus Di Kayu Salib Dan AL-Qur’an

 

1 Korintus 15:1-4

Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.

 

Latar belakang

 

Ratusan juta Umat Muslim menyangkal kematian Yesus di kayu salib. Hal ini membawa pengamatan penting bahwa Kekristenan berakar pada karya Allah dalam sejarah. Pada kenyataannya, klaim tentang pusat kekristenan itu dan beberapa diantaranya, masih terbuka untuk penyelidikan historis. Ada korespondensi untuk apa orang Kristen percaya dan apa yang Allah telah lakukan di dunia.

 

Sarjana Kristen J. Gresham Machen menulis,

 

"Gereja primitif tidak hanya menyangkut apa yang telah dikatakan Yesus, tetapi juga, dan terutama, dengan apa yang telah dilakukan Yesus. Dunia harus ditebus melalui proklamasi suatu peristiwa. Dan dengan peristiwa menjadi makna dari peristiwa itu; dan penentuan selanjutnya dari peristiwa bersama makna dari peristiwa disebut doktrin. Kedua elemen ini selalu digabungkan dalam pesan Kristen. Narasi dari fakta-fakta adalah sejarah. Narasi dari fakta-fakta bersama makna dari fakta-fakta tersebut adalah doktrin. "Menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan" - itu adalah sejarah. "Dia mengasihi saya dan menyerahkan diriNya untuk saya" - itu adalah doktrin. Begitulah kekristenan menurut Gereja primitif”.

 

Teolog Kristen, George Elton Ladd, mengingatkan kita,

 

"Keunikan dan skandal agama Kristen terletak pada mediasi wahyu melalui peristiwa-peristiwa sejarah. Iman Kristen Ibrani berdiri terpisah dari agama-agama lain di lingkungannya karena imannya adalah iman historis, sedangkan mereka berakar pada mitologi agama atau siklus alam. Allah Israel adalah Allah sejarah, atau geschichtsgott, seperti yang diutarakan teolog Jerman dengan jelasnya. Iman Kristen Ibrani tidak tumbuh keluar dari spekulasi filosofis tngkat tinggi atau pengalaman mistik yang mendalam. Iman Kristen Ibrani muncul dari pengalaman sejarah Israel, lama dan baru, di mana Tuhan menyatakan diri-Nya. Kenyataan ini menyampaikan kepada iman Kristen konten yang spesifik dan objektiv yang membedakannya dari yang lain .... Alkitab yang terutama bukanlah  kumpulan ide-ide keagamaan dari serangkaian pemikir besar. Alkitab bukan semata-mata hanya sebuah sistem konsep-konsep teologis, apalagi spekulasi filosofis .... Allah yang resital dalam tindakan sejarah adalah substansi proklamasi Kristen ".

 

Allah menyatakan diri-Nya tidak hanya melalui perkataan-Nya, tetapi juga melalui karya-Nya, Allah bekerja dalam sejarah. Ada hubungan antara apa yang orang Kristen percaya tentang Allah dan apa yang Allah telah lakukan dalam daging dan darah sejarah, yang berbicara mengenai Yesus Kristus. Menyangkal karya Allah dalam sejarah adalah penyangkalan akan Allah. [1] Adalah tidak rasional menyangkal sejarah dan adalah fasik menyangkali karya Allah dalam sejarah.

 

Al-Qur'an mengklaim sesuatu tentang sejarah yang bertentangan dengan apa yang diamati dan dicatat pada abad pertama Masehi, "mereka tidak membunuhnya, tidak menyalibnya, tetapi itu dibuat-buat untuk ditampilkan oleh mereka" (An-Nisa 4:157). Penyangkalan Islam tentang kematian Yesus di kayu salib adalah definisi baru yang radikal sejarah. Pengamatan, saksi, kesaksian, dan analisis manusia hanya menyumbang sedikit atau tidak sama sekali tidak berperan berperan dalam mempelajari apa yang terjadi berabad-abad lalu di Golgota. Satu-satunya hal yang pada akhirnya penting adalah bahwa Muhammad mengklaim seorang malaikat yang diturunkan kepadanya menyampaikan sesuatu tentang masa lalu, yang bertentangan dengan apa yang telah diamati dan dicatat. Ini semua terlepas dari kenyataan bahwa Muhammad datang ratusan tahun setelah kejadian, tinggal ratusan mil jauhnya, dan tidak memberikan bukti apapun. Mengingkari sejarah memiliki konsekuensi yang tragis seperti yang dapat kita lihat pada saat ini ini terjadi pada mereka yang menyangkal bencana (Holocaust).

 

Email dari umat Islam

 

*   Kami percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi yang besar dan bahwa ibunya adalah seorang wanita murni. Kami tidak percaya pada Trinitas, penyaliban, atau dosa pertama ataupun penyelamat. Termasuk empat hal tadi dan dengan mempraktikkan ajaran-ajaran Kristus sudah lebih dari cukup bagi orang Kristen untuk menjadi manusia yang baik. Mengapa berfilsafat dan mengacaukan segalanya???

 

*   SAYA INGIN MENJAWAB PERTANYAAN "Apakah Yesus mati di kayu salib? SAYA TIDAK BERBICARA UNTUK MENENTANG AGAMA APAPUN NAMUN UNTUK MENGATAKAN FAKTA. BERDASAR PADA AL-QUR’AN, kita dapat menyadari bahwa YESUS TIDAK MATI DI KAYU SALIB, ALLAH MEMBANGKITKAN-NYA kembali menjadi DIRINYA (4:157-158) ALKITAB MENGATAKAN BAHWA YESUS telah disalibkan (MATIUS16: 21) TAPI JIKA ANDA MEMBACA (MATIUS27 :30-37), (MARKUS15; 19-25) (LUKAS 23:26-27) Simon dari Kirene-lah YANG DISALIBKAN

 

 

 

Respon Kristen Saya:

 

 

Harap perhatikan fakta-fakta di balik peristiwa historis kematian Yesus di kayu salib:

Para nabi Perjanjian Lama menubuatkan kematian dan penguburan Yesus. Sebagai contoh, Yesaya menulis hampir 700 tahun sebelumYesus,

Yesaya 53:7-9
Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

 

Yesus memberi kesaksian tentang kematian-Nya di beberapa kesempatan. Berikut adalah beberapa contoh:

 

Matius16:21

Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

 

Matius 20:17-19

Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:"Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.

 

 

Matius 26:1-2
Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid- murid-Nya: “Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."

 

Matius 26:6-12
Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,  datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.  Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: "Untuk apa pemborosan ini?  Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.  Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.  Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.  Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

 

Berikut adalah beberapa saksi mata kematian Yesus di kayu salib:

·         Maria Magdalena

·         Maria ibu Yakobus dan Yusuf

·         Maria ibu Yesus

·         Para murid yang dikasihi Yesus (Yohanes 19:26)

 

Berikut ini adalah daftar orang-orang yang berpartisipasi dalam penguburan mayat Yesus:

·         Yusuf dari Arimatea

·         Nikodemus

·         Maria Magdalena

·         Maria ibu Yakobus dan Yusuf

 

Bahkan sumber-sumber non-Kristen menulis bahwa Yesus mati:

 

Ø  Yosefus (sejarawan Yahudi yang lahir sekitar 37 M dan meninggal 100 M) mengacu kepada kematian Yesus (Antiquities 18.3.3).

Ø  Tacitus (55-120 M), seorang sejarawan terkenal Romawi kuno menulis sekitar 115 M bahwa Kristus telah "dieksekusi" oleh Pilatus (Annals 15,44).

 

Hukum Taurat mensyaratkan bahwa masalah dibentuk oleh dua atau tiga orang saksi (Ulangan 17:6-7). Oleh karena itu, kesaksian Yesus, nabi Perjanjian Lama, para pengikut Yesus, sejarawan non-Kristen, dan sebagainya adalah benar, legal dan dapat dipercaya dibandingkan dengan kesaksian Muhammad (atau Al-Qur'an), yang ditulis hampir enam ratus tahun setelah peristiwa itu. Sederhananya, Hukum Musa mengisysratkan adalah melanggar hukum untuk percaya pada Al-qur’an.

 

Berikut ini adalah alasan lain mengapa merupakan pelanggaran hukum untuk percaya Alquran. Muhammad mengklaim bahwa malaikat Jibrael berbicara kepadanya adalah sebuah KLAIM SEJARAH. Apa ada bukti sejarah bahwa malaikat Jibrael berbicara kepada Muhammad? Apakah ada kesaksian atau saksi mata, atau hanya Muhammad sendirilah satu-satunya saksi yang mengklaim bahwa malaikat Jibrael berbicara kepadanya? Alkitab mengatakan klaim seperti yang dibuat  Muhammad haruslah didirikan atas kesaksian dua atau tiga orang saksi. Tidak seperti Musa dan Yesus, Muhammad adalah satu-satunya saksi atas apa yang ia klaim tentang malaikat Jibril. Ini berarti bahwa percaya klaim Muhammad adalah pelanggaran Hukum Allah dan secara khusus adalah dosa, karena ia bertentangan dengan kesaksian Musa dan Yesus yang sah dan valid.

 

Saya telah membaca bahwa Al-Qur'an memerlukan empat orang saksi ketika seorang wanita dituduh berzinah (Al-Maeda 4:15; Al-Noor 24:4; cf. 2:282). Tentu saja, perzinahan adalah tuduhan yang serius dan saksi harus diminta. Namun, Muhammad menyatakan bahwa Kitab Suci Kristen telah dizinahkan adalah klaim yang lebih serius. Apa kesaksian / saksi yang Muhammad berikan untuk mendukung tuduhan bahwa Kitab Suci Kristen telah dizinahkan?

 

Muhammad tidak memiliki saksi bahwa malaikat Gabriel berbicara kepadanya. Muhammad tidak memiliki saksi bahwa kata-kata yang dibicarakannya lebih berotoritas daripada Kitab Suci Kristen. Muhammad tidak dan tidak bisa menghasilkan kesaksian yang lebih unggul daripada fakta historis kematian Yesus di salib, dan begitupun dengan anda.

 

Bahkan meskipun klaim itu pasti, An-Nisa 4:157 adalah sebuah klaim sejarah yang jauh dari kepastian sejarah,

 

Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

 

Dari sudut pandang sejarah klaim ini tidak benar. Klaim ini dibuat ratusan tahun setelah kejadian dan tidak memiliki dukungan sejarah dari abad ke-1; tidak ada satupun pengikut Yesus yang menulis atau memberikan kesaksian bahwa Yesus hanya kelihatan mati di kayu salib. Al-Qur'an tidak menjelaskan siapa yang mati di kayu salib, dan juga tidak menjelaskan apakah murid-murid Yesus telah tertipu, juga tidak menjelaskan mengapa Allah telah membiarkan dunia ini tertipu (atau apakah Allah menipu dunia?) mengenai hal ini beratus tahun lamanya. Ini adalah dugaan umat Islam yang konjektur; Umat Islam yang tidak memiliki pengetahuan tertentu; Islam yang penuh keraguan tentang apa yang sebenarnya terjadi selama penyaliban. Semua orang Kristen (Katolik Roma, Ortodoks, dan Protestan) setuju bahwa Yesus telah mati di …

BACA SELENGKAPNYA BUKU INI DENGAN MEMBELI

 MENGAPA AL-QUR’AN BUKAN FIRMAN ALLAH

 

 

 

 

 

Transmisi Kitab Suci dan Al-Qur'an

 

Baik Agama Islam maupun Kristen memiliki "naskah asli." Memiliki "naskah asli" apa pun tidak membuat sesuatu itu menjadi "Firman Allah." Demikian juga, yang memiliki salinan buatan manusia pun tidak berarti tidak dapat menjadi "Firman Allah." Umat Muslim tidak percaya Allah menyerahkan salinan Al-qur’an kepada Muhammad. Orang Kristen tidak percaya bahwa Yesus menulis Perjanjian Baru dan menyerahkannya kepada orang percaya.

 

Firman Allah dihasilkan melalui sarana yang berbeda. Sesuatu bisa menjadi "Firman Allah" bahkan jika itu keluar dari mulut malaikat, dari mulut nabi, tulisan  para nabi, salinan ahli-ahli Taurat, dll. Firman Allah meliputi lebih dari sekedar mendengar suara Tuhan secara langsung atau memiliki sesuatu yang ditulis langsung oleh-Nya.

 

Perjanjian Baru terdapat dalam bentuk salinan pada awalnya ketika ia ditulis. Salinan ini tidak semua disetujui satu sama lain. Agama Kristen memiliki 100% dari apa yang asli dalam ribuan fragmen dan naskah salinan, tetapi ada sekitar 2% dari Perjanjian Baru yang padanya perlu kita memilah untuk membaca mana yang asli dan mana yang tidak. Ini adalah perbedaan kecil, dan harus dipahami bahwa tidak ada doktrin-doktrin Kristen yang paling utama. Memutuskan 2% dari teks yang dipertanyakan adalah ilmu yang disebut kritik teks (textual criticism)

 

Jika seseorang mencoba mengubah kata-kata Al-Qur'an, bagaimana anda bisa tahu? Anda akan membandingkan versi Al-Qur’an dengan salinan naskah lain. Perhatikan ilustrasi berikut. Ini mungkin sedikit ekstrim tapi sangat membantu untuk memahami mengapa kita masih dapat menentukan mana yang asli meskipun yang asli tidak ada lagi, dan jika ada varian lain dalam salinan.

 

Bayangkanlah bibi Sally Anda mempunyai mimpi di mana ia belajar resep untuk obat yang akan terus mempertahankan masa mudanya. Ketika ia terbangun, ia coretkan petunjuknya pada secarik kertas, lalu berlari ke dapur untuk membuat segelas obat pertamanya. Dalam beberapa hari penampilannya berubah. Sally terlihat  muda bercahaya karena dosis obatnya setiap hari yang akhirnya dikenal sebagai “Ramuan Rahasia bibi Sally”

 

Sally sangat senang sehingga dia mengirimkan instruksi tertulis tangan ke tiga kerabatnya, (bibi Sally masih dalam masa gelap teknologi sehingga tidak ada mesin fotokopi atau email) memberi petunjuk rinci tentang cara untuk membuat saus itu. Mereka, pada gilirannya, membuat salinan dan mengirimkannya ke sepuluh teman-teman mereka yang lain.

Semua berjalan lancar sampai suatu hari hewan peliharaan bibi Sally menelan salinan asli dari resep tersebut. Sally menyesali dirinya sendiri. Dalam kepanikan ia menghubungi ketiga teman-temannya yang telah secara misterius mengalami kecelakaan serupa. Jadi, ia bersama teman-temannya untuk berusaha menemukan kembali salinan aslinya.

Mereka akhirnya mengumpulkan semua salinan tulisan tangan yang masih selamat, dua puluh enam jumlah semuanya. Ketika mereka memeriksa semuanya di meja dapur, mereka segera melihat beberapa perbedaan. Dua puluh tiga dari salinan persis sama. Dan dari tiga yang tersisa, satu memiliki beberapa kata yang salah eja, yang lain memiliki dua frasa terbalik ( "campur kemudian diaduk" bukan "diaduk kemudian campur") dan satu memiliki tambahan bahan lain yang tidak terdapat pada daftar.

Berikut adalah pertanyaan kritis: Apakah Anda berpikir bibi Sally dapat secara akurat merekonstruksi resep aslinya? Tentu saja dia bisa. Kata-kata yang salah eja dapat dengan mudah diperbaiki, frase yang terbalik bisa diperbaiki, dan bahan tambahan dapat diabaikan.

 

Bahkan dengan lebih banyak atau lebih beragam variasi, yang asli masih dapat direkonstruksi dengan tingkat kepercayaan yang tinggi dengan menggunakan pembuktian tekstual. Yang salah eja akan jelas kelihatan, inversi akan menonjol dan mudah dipulihkan, dan dapat ditarik kesimpulan bahwa lebih masuk akal satu kata atau kalimat sengaja ditambahkan ke satu salinan daripada dihilangkan dari banyak orang.

Ini, secara sederhana, adalah bagaimana cara kerja ilmu kritik teks (Gregory Koukl, “Facts for Skeptics of the New Testament”).

 

Lebih baik memiliki cetakan uang kertas 1000 rupee yang kurang sempurna tetapi asli daripada cetakan yang sempurna tetapi  palsu. Pertanyaan yang mendasar bukanlah mengenai apakah orang Kristen atau umat Islam memiliki salinan yang kurang sempurna, melainkan mengenai agama manakah yang benar dan yang palsu.

 

Sebuah salinan uang kertas yang sedikit tidak sempurna bukanlah sebuah bukti bahwa uang kertas tersebut adalah palsu. Cetakan uang kertas yang tidak sempurna, yang tidak palsu, masih dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Perbedaan antara fragmen Perjanjian Baru dan naskahnya bukanlah bukti bahwa kematian Yesus di kayu salib adalah palsu, dan oleh karena itu dapat ditolak.

 

Orang-orang telah mencoba untuk mengubah dan mengkorupsi Perjanjian Baru. Tapi salah satu cara yang Allah telah pakai untuk mengawetkan Perjanjian Baru adalah melalui beberapa salinan naskah. Sejumlah salinan ini disatukan untuk menegaskan bahwa Yesus mati di kayu salib, kita tahu bahwa ajaran ini jelas adalah asli. Apa yang umat Islam harus tunjukkan bukanlah bahwa seseorang telah mencoba untuk mengubah Alkitab. Islam adalah bukti hidup bahwa seseorang mencoba mengubah Alkitab. Sebaliknya, Islam harus menunjukkan bukti naskah dan / atau bukti sejarah bahwa orang lain sebelumnya dalam sejarah telah mencoba dan berhasil dalam mengubah Perjanjian Baru, sehingga sekarang mengajarkan Yesus mati di kayu salib. Mereka tidak mampu menghasilkan bukti seperti itu, yang berarti bahwa Al-qur’an adalah klaim palsu sebagai Firman Allah.

 

 

 

Injil Barnabas

 

Yesaya 8:20
Carilah pengajaran dan kesaksian. Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak akan terbit fajar.

 

 

Email dari umat islam dan juga dari para pengikut Mirza Gulam Ahmad:

 

 

*   Di Injil Barnabas, kita diberitahu bahwa Yesus telah mengetahui bahwa manusia akan membuat dia menjadi seorang dewa setelah kepergiannya dan dengan keras menyebabkan para pengikutnya memiliki segalanya untuk bertindak orang-orang seperti itu.

 

*   Saya telah membaca Alkitab, dan salah satunya yang disembunyikan untuk dibaca adalah Injil Barnabas! cobalah untuk membacanya dan lihatlah perbedaannya. semoga Tuhan menuntun Anda kepada kebenaran.

 

*   Injil Barnabas, sampai sekarang, adalah satu-satunya saksi mata tentang kehidupan dan misi Yesus.

 

 

Respon Kristen Saya:

 

Mirza Ghulam Ahmad menulis,

 

Setelah semua yang telah dinyatakan, harus diingat bahwa di dalam Injil Barnabas, yang harusnya tersedia di British Museum, dinyatakan bahwa Yesus tidak disalibkan, dia tidak mati di kayu Salib. Sekarang, kita dapat dengan baik mengatakan bahwa meskipun buku ini tidak termasuk dalam Injil dan telah ditolak dgn cepat, namun tidak ada keraguan bahwa itu adalah buku kuno, dan ia berasal dari masa yang sama di mana kitab-kitab Injil lainnya ditulis. Apakah tidak terbuka bagi kita untuk menganggap buku kuno ini sebagai sebuah buku sejarah deri masa lampau dan lalu menggunakannya sebagai sebuah buku sejarah? (http://www.alislam.org/library/books/jesus-in-india/ch1.html)

 

Tidak ada keraguan bahwa penegasan akan hal itu [Injil Barnabas] adalah sebuah buku kuno, dan berasal dari periode yang sama ketika injil lain ditulis adalah salah. Kenyataannya adalah bahwa komentar di ataslah yang seharusnya menimbulkan keraguan apakah Mirza Ghulam Ahmad tahu apa yang ia bicarakan. Injil Barnabas tidak ditulis oleh Barnabas yang hidup di abad ke-1 Masehi. Injil Barnabas tampaknya telah ditulis pada abad ke 16 Masehi, "Injil [Barnabas] dianggap oleh mayoritas akademisi (termasuk Kristen dan sebagian umat Islam) telah basi dan pseudepigrafikal. http://en.wikipedia.org / wiki / Gospel_of_barnabas

Saya menyadari bahwa Wikipedia tidak selalu menjadi yang terbaik untuk sumber informasi, jadi berikut adalah kutipan dari ensiklopedi akademik bebas yang sangat terkenal,

http://www.google.co.id/images/cleardot.gif

 

Sebuah teks yang disebut Injil Barnabas telah menyebar  luas di zaman modern. Teks ini ditemukan dalam sebuah naskah Italia di Amsterdam pada 1709. Sejak diterjemahan ke dalam bahasa Arab pada awal abad ke-20, beberapa orang menyatakan bahwa injil ini menyajikan Injil yang asli, atau apa yang telah tercatat dalam Al-Qur’an. Sebenarnya, Injil Barnabas telah terbukti mempunyai asal-usul dari dunia Mediterania barat, mungkin di Spanyol, pada abad ke 16 

"Kutipan: "Gospel." Encyclopaedia of the Qurʾān. General Editor: Jane Dammen McAuliffe . Brill (Leiden and Boston), 2005. CD-ROM version.

 

Hormat saya,

Aaron

 

 

BACA BUKU INI SELENGKAPNYA DENGAN MEMBELI:

 

Mengapa Al-Qur’an Bukan Firman Allah

Harga: $2.95

 

http://www.payloadz.com/img/btn-buynow-orange-1.gif 

 

 

 

 

 



[1] Sehubungan dengan ini, adalah benar bahwa Allah menyatakan dirinya melalui penciptaan. Mengingkari karya Allah dalam penciptaan adalah sebuah Pengingkaran akan Allah, “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.